Spread the love
  • KOMPONEN DELIVERY
  • Persyaratan

Persyaratan Teknis

Izin Pembuangan Air Limbah ke Air Permukaan

  1. Kajian pembuangan air limbah ke air atau sumber air oleh pemrakarsa;
    • Dokumen mengenai lay out industri keseluruhan dan tandai unit-unit yang berkaitan dengan Intake air baku, unit proses pengolahan air baku, proses produksi penghasil air limbah, kegiatan pendukung penghasil air limbah, unit pengolahan air limbah;
    • Neraca air menggambarkan keseluruhan sistem, pengambilan air baku (intake), prosespengolahan air bersih, pemanfaatan air baku untuk proses industri, pemanfaatan air baku untuk kegiatan-kegiatan pendukung yang menghasilkan air limbah, sistem pengolahan air limbah dan saluran pembuangan. jika neraca air tidak bisa ditentukan, misalnya pada kegiatan pertambangan, maka gambarkan secara skematik sumber air limbah, sistem pengumpulan, unit pengolahan dan jumlah air bersih yang digunakan;
    • Dokumen mengenai deskripsi dari sistem pengolahan IPAL meliputi uraian mengenai teknologi pengolahan air limbah yang digunakan, kapasitas terpasang dan kapasitas sebenarnya; 
    • Upaya minimalisasi air limbah, efisiensi energi dan sumberdaya yang dilakukan berkaitan dengan pengelolaan air limbah; dan
    • Dokumen uraian penanganan kondisi darurat pencemaran air.

Izin Pembuangan Air Limbah ke Laut

  1. Kajian pembuangan air limbah ke air atau sumber air oleh pemrakarsa;
    • Dokumen mengenai layout industri keseluruhan dan tandai unit-unit yang berkaitan dengan Intake air baku, unit proses pengolahan air baku, proses produksi penghasil air limbah, kegiatan pendukung penghasil air limbah, unit pengolahan air limbah;
    • Dokumen neraca air menggambarkan keseluruhan sistem, pengambilan air baku (intake), proses pengolahan air bersih,  pemanfaatan air baku untuk proses industri, pemanfaatan air baku untuk kegiatankegiatan pendukung yang menghasilkan air limbah, sistem pengolahan air limbah dan saluran pembuangan. jika neraca air tidak bisa ditentukan, misalnya pada kegiatan pertambangan, maka gambarkan secara skematik sumber air limbah, sistem pengumpulan, unit pengolahan dan jumlah air bersih yang digunakan;
    • Dokumen mengenai deskripsi dari Sistem pengolahan IPAL meliputi uraian mengenai teknologi pengolahan air limbah yang digunakan, kapasitas terpasang dan kapasitas sebenarnya;
    • Dokumen Upaya minimalisasi air limbah, efisiensi energi dan sumberdaya yang dilakukan berkaitan dengan pengelolaan air limbah; dan
    • Dokumen Uraian penanganan kondisi darurat pencemaran air.

Izin Pembuangan Air Limbah Secara Injeksi

  1. Kajian teknis injeksi air limbah oleh pemrakarsa

Izin Pembuangan Air Limbah Secara Aplikasi Tanah

  1. Kajian mengenai pemanfaatan air limbah ke tanah untuk aplikasi pada tanah oleh pemrakarsa.

Persyaratan Administrasi:

  1. Formulir permohonan perizinan
    • Penjelasan terkait ruang lingkup air limbah yang akan dimohonkan izin
    • Keterangan terkait Sumber dan karakteristik air limbah.
    • Penjelasan mengenai sisitem pengelolaan air limbah untuk memenuhi kualitas air limbah yang akan dibuang
    • Debit, volume dan kualitas air limbah
    • Lokasi titik penataan dan pembuangan air limbah
    • Jenis dan kapasitas produksi bulanan senyatanya
    • Jenis dan jumlah bahan baku yang digunakan
    • Hasil pemantauan kualitas sumber air
    • Sarana dan prosedur penanggulangan keadaan darurat.
  2. Melampirkan izin-izin berkaitan dengan pendirian usaha dan/atau kegiatan, pendirian bangunan dan persyaratan lain yang terkait dengan pembangunan atau operasional sistem pengelolaan air limbah (Akta pendirian perusahaan, izin operasional)
  3. Dokumen AMDAL, UKL-UPL atau dokumen lingkungan lain yang dipersamakan dengan dokumen tersebut.
  4. SIstem, Mekanisme dan Prosedur
  5. Pemohon mengambil nomor antrian;
  6. Pemohon menyerahkan kelengkapan berkas kepada petugas loket;
  7. Pemohon menunggu verifikasi berkas oleh petugas;
  8. Pemohon menerima tanda terima berkas dari Petugas Lokat;
  9. Pemohon membayar ke loket;
  10. Pemohon mengambil Izin di loket pengambilan
  11. Jangka waktu Penyelesaian

Paling lama 10 (sepuluh) hari kerja

  • Biaya

Rp. – (Tidak ada biaya)

  • Produk Pelayanan

Surat Izin Usaha Pembuangan Air Limbah.

  • Penanganan Pengaduan, Saran, dan Masukan

Hp  : 0822 3720 4273, Email : kpptngada@gmail.com, website : dpmptsp.ngadakab.go.id

  • KOMPONEN MANUFACTURE
  • Pengertian dan Ruang Lingkup

Izin Pembuangan Air Limbah adalah izin yang diberikan kepada setiap usaha dan/atau kegiatan untuk melakukan pembuangan dan/atau pemanfaatan air limbah ke media lingkungan hidup. Izin pembuangan air limbah mencakup: a) izin pembuangan air limbah ke permukaan; b) Izin  Pembuangan Air Limbah ke Laut; c) Izin Pembuangan Air Limbah secara Injeksi; d) Izin Pembuangan Air Limbah secara Aplikasi Tanah

  1. Dasar Hukum
  2. Undang-Undang 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1999 juncto Peraturan Pemerintah Nomor 85 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun
  4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia  Nomor 101 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun
  5. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 90, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6215);
  6. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 18 Tahun 2009 tentang Tata Cara Perizian Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun
  7. Keputusan Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Nomor: KEP-03/BAPEDAL/09/1995 tentang Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun
  8. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 128 Tahun 2003 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengolahan Limbah Minyak Bumi dan Tanah Terkontaminasi oleh Minyak Bumi Secara Biologis.
  9. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia   Nomor: P.22/Menlhk/Setjen/Kum.1/7/2018/K.1/8/2018 Tentang Norma, Standar, Prosedur, Dan Kriteria Pelayanan Perizinan Terintegrasi Secara Elektronik Lingkup Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan;
  10. Sarana, Prasarana dan/atau Fasilitas

Ruang tunggu yang memadai, toilet, lapangan parkir, mobil dan motor dinas, lemari dokumen, meja dan kursi, ruangan arsip, rak arsip, AC, komputer dan sistem jaringan, internet, alat tulis kantor.

  1. Kompetensi pelaksana
  2. Memahami Peraturan Perundang-undangan yang berlaku
  3. Memahami orientasi lingkungan hidup, Penataan Ruang dan kebersihan
  4. Mampu mengoperasikan komputer
  5. Mampu bekerja secara tim
  6. Berkeahlian di bidang:lingkungan hidup, PUPR dan kebersihan
  7. Jumlah Pelaksana
  8. Front office, (petugas loket penerimaan berkas): 1 orang
  9. Back office, (petugas pencetakan dokumen): 1 orang
  10. Back Office, atasan langsung yang berkewenangan (Kasie, Kabid, KTU): 3 orang
  11. Back Office, Adminisrator (tata usaha dan arsip: 1 orang), (operator komputer: 1 orang)
  12. Tim teknis:6 orang (Dinkes, PU dan Tata Ruang, Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Perumahan rakyat, Kawasan Permukiman dan pertanahan, DPMPTSP, Pol PP)